Disposition, Wisdom, and Absurdity

Monday, 4 April 2016

Anomali

No comments
hallo semuanya back again with me...swag nigga ahhhh hahahaha *gajelas*. kali ini gua bakal ngebahas masalah hubungan ya *hubunganmulujadiankaga*. ambil contoh hubungan gua deh, nah kalilan jangan anggap hubungan itu cuma sebatas pacaran ngegebet atau lain-lainnya, karena hubungan itu banyak contohnya, hubungan sosial misalnya. sekarang gua bakal cerita mengenai sebuah hubungan yang sedikit anomali, kalo kata opa durkheim kan anomali itu keadaan yang kontras antara pengaruh subkebudayaan-subkebudayaan dengan kenyataan sehari-hari dalam masyarakat. Indikasinya adalah seakan-akan masyarakat tidak mempunyai  aturan-aturan yang dijadikan pegangan atau pedoman untuk ditaati bersama. Dengan kata lain, anomali adalah penyimpangan dimana kebudayaan masyarakat telah mengalami kekacauan. sedangkan harfiahnya anomali itu keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya. gajauh beda ya...yaudah. terus gua mau mulai dari diri gua yang dulunya itu emosian egois bangsat bedebah pokoknya macem-macem deh, nah abis itu gua kena batunya ini, gua ditinggal semua orang, dijauhin dari semua orang cuma ada segelintir orang yang masih dukung gua secara moral. karena umur gua juga yang bisa dibilang tua untuk masa2 kaya begitu. akhirnya gua mikir, bagaimana caranya gua bisa benerin diri gua, akhirnya gua ke cijantung buat mencari cercahan harapan pemikiran baru untuk diterapkan, setelah gua dapet cercahan itu, gua mulai mencoba menerapkan pemikiran2 baru yang bisa dibilang sulit diterapkan bagi orang kaya gua. tapi apa yang terjadi kawan2? GUA BISA! gua mengalami anomali-anomali dalam kehidupan gua, dari tadinya gua yang kurang dianggep sekarang sudah mulai dipandang, dari yang ga suka diajak kemana-mana sekarang dikit2 ada lah yang ngajak gua nongkrong, jalan dan lain2. hubungan sosial gua mulai meningkat, kualitas social relation gua mulai meningkat. yang lebih menjadi anomali lagi ini, cewe men... gua kalo ngechat cewe biasanya kaga digubris, itu aja chat apa lagi papasan langsung, dulu2 mah ngeluyur langsung itu cewe2. sekarang sudah ada yang sapa dikit2 lah. *gppdikityangpentingada*. gua yang tadinya diliat orang itu kaya bocah sekarang sudah mulai dilihat orang secara dewasa, sudah bisa memahami nilai2 sama norma yang ada dalam suatu ruang lingkup. karena sempet karena gua komplotan kontrakan gua sempet chaos sedikit, polah gua ga bener. dengan pembedahan pemikiran sedikit diterima lagi lah gua, dianggap tertua lagi. kan...ngelantur kan, balik lagi ke cewe. sekarang kalo ngechat cewe 85% dibales sisanya gajelas. apalagi mantan 100% ngebales HAHAHA. disini gua bisa menyimpulkan bahwa terjadi keanehan-keanehan gua dalam bersosialisasi yang dulunya terdespise abis sekarang approval bgt, gua jg gatau social approach apa yang gua pakai gitu. sekarang InsyaAllah lah ada cewe yang suka sama gua, tapi gatau siapa. siapapun kamu, aku menghargaimu, anak muda. nah abis itu gua juga liat temen2 gua mulai respect lg sama gua, walopun ada yang telat gaul makanya masih tengil sampe sekarang. sampe sekarang gua mikir, kenapa gua bisa begini, dan bagaimana gua harus mempertahankan atau pastinya melanjutkan dan mengembangkan anomali2 itu menjadi sebuah fakta.

No comments :

Post a Comment