Disposition, Wisdom, and Absurdity

Thursday, 22 October 2015

Sepi

No comments
Sepi,
telah menarik tubuhku dalam-dalam hingga aku tak tahu ungkapan yang pantas aku katakan selain dirimu.

Sepi,
telah meraih jiwaku erat-erat hingga aku tak tahu adakah jalan untuk berlari darimu.

Sepi,
telah menggenggam seluruh harapanku hingga aku tak mampu lagi untuk berharap, kecuali kepadamu.

Sepi,
telah merayuku sehingga aku berlari dari keramaian untuk mengetahui dan mencari arti dari keramaian itu sendiri

Sepi,
telah mengantarku pada sebuah pesta raya yang langgeng dan berusaha menyendiri didalam keramaian dan kesenangan

Sepi,
telah mengajariku menghindar...ya menghindar dari mimpi-mimpi absurd dan random manusia itu sendiri

Sepi,
telah membuatku buta untuk melihat dunia

Sepi,
telah merubah diriku
besar menjadi kecil
ramai menjadi sepi
karena...
sepi itu indah

No comments :

Post a Comment